{"id":2342294,"date":"2024-12-24T09:30:00","date_gmt":"2024-12-24T09:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/2342294\/"},"modified":"2024-12-24T09:30:00","modified_gmt":"2024-12-24T09:30:00","slug":"mengenang-20-tahun-tsunami-aceh-melawan-trauma-yang-melekat-di-ingatan-hingga-bangkit-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/2342294\/","title":{"rendered":"Mengenang 20 tahun tsunami Aceh: Melawan trauma yang melekat di ingatan hingga bangkit kembali"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title = \"Mengenang 20 tahun tsunami Aceh: Melawan trauma yang melekat di ingatan hingga bangkit kembali\"   width=\"580\" height=\"385\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/gesS0m9bUn4\" frameborder=\"0\" allowfullscreen><\/iframe><br \/>\n<br \/>\nMengenang 20 tahun tsunami Aceh: Melawan trauma yang melekat di ingatan hingga bangkit kembali<\/p>\n<p>https:\/\/www.bbc.com\/indonesia\/articles\/cly4x7eqw1qo<\/p>\n<p>Pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 skala richter yang diikuti terjangan tsunami dahsyat menghancurkan Aceh dan beberapa negara yang tak jauh dari Aceh. <\/p>\n<p>Tragedi tersebut menewaskan setidaknya lebih dari 230.000 korban jiwa. <\/p>\n<p>Bagi para penyintas yang selamat dari bencana dahsyat itu, gempa dan tsunami Aceh 2004 adalah hari kelam di mana puncak kesedihan, kehilangan, rasa trauma itu datang secara bersamaan.<\/p>\n<p>Namun bencana itu juga menghadirkan hikmah. Salah satunya, bencana itu telah mempercepat perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Indonesia yang telah berkonflik selama kurang lebih 30 tahun.<\/p>\n<p>Bagaimana kehidupan para penyintas, 20 tahun setelah bencana?<\/p>\n<p>Selengkapnya bisa disimak di film dokumenter BBC News Indonesia berjudul &#8216;Para Penyintas&#8217;.<\/p>\n<p>Video diproduksi oleh: Dwiki Marta dan Heyder Affan.<\/p>\n<p>Klik untuk menuju ke bagian ini:<\/p>\n<p>00:00 Tsunami Aceh, 20 tahun lalu<br \/>\n04:06 Napak tilas wartawan BBC Heyder Affan<br \/>\n12:26 Kisah Martunis hanyut 21 hari<br \/>\n19:07 Dua perempuan yang kehilangan keluarganya<br \/>\n21:56 Raihan Lubis, mantan wartawan melawan trauma<br \/>\n25:10 Zulfitri membangun kembali bisnis<br \/>\n27:32 Penyelamat artefak-artefak bersejarah<br \/>\n31:27 Penemu bukti tsunami di dalam gua<br \/>\n39:33 Kisah warga pesisir kini<br \/>\n44:36 Pembangunan daerah rawan tsunami<br \/>\n47:19 Tragedi dan perundingan damai GAM-Indonesia<br \/>\n52:57 Kisah mantan prajurit GAM perempuan<br \/>\n56:17 Setelah perdamaian terjadi<br \/>\n58:48 Merajut kembali asa<\/p>\n<p>============<br \/>\nBerlangganan channel ini di sini: https:\/\/bit.ly\/2Mkg9hY<\/p>\n<p>Ini adalah channel resmi BBC Indonesia, di mana kami menyajikan berita internasional dan berita nasional yang akurat dan tidak berpihak.<\/p>\n<p>Video tentang berita terkini disajikan dalam berbagai format, mulai dari video dokumenter, video eksplainer, dan wawancara tokoh. <\/p>\n<p>Terima kasih telah mengunjungi kami. Ikuti juga akun media sosial kami lainnya:<br \/>\n\u25aa\ufe0f Instagram: https:\/\/www.instagram.com\/bbcindonesia\/<br \/>\n\u25aa\ufe0f Twitter: https:\/\/twitter.com\/BBCIndonesia<br \/>\n\u25aa\ufe0f Facebook: https:\/\/www.facebook.com\/BBCNewsIndonesia\/<\/p>\n<p>#bbcindonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenang 20 tahun tsunami Aceh: Melawan trauma yang melekat di ingatan hingga bangkit kembali https:\/\/www.bbc<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2342295,"comment_status":"","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[395391],"tags":[771856,68518,771866,771153,771854,771855,771858,172767,14870,67,1217,68,1225,771862,771859,771864,771860,771863,288159,113378,771861,4204,771857,771865,233],"class_list":{"0":"post-2342294","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-breaking-news","8":"tag-20-tahun-tsunami","9":"tag-68518","10":"tag-26-desember-2004","11":"tag-aceh","12":"tag-bbc-indonesia","13":"tag-bbcindonesia","14":"tag-bencana-alam","15":"tag-berita-terbaru","16":"tag-indonesia","17":"tag-japan","18":"tag-japan-breaking-news","19":"tag-japan-news","20":"tag-japan-today","21":"tag-kisah-korban","22":"tag-mitigasi","23":"tag-pemerintah","24":"tag-pencegahan","25":"tag-penyintas","26":"tag-survivor","27":"tag-trauma","28":"tag-trauma-korban","29":"tag-tsunami","30":"tag-tsunami-aceh","31":"tag-yusuf-kalla","32":"tag-233"},"share_on_mastodon":{"url":"","error":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2342294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2342294"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2342294\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2342295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2342294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2342294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wacoca.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2342294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}